[ Okay, this is actually just a short 'abstract' story. That I try so hard to (try) wrote it. Even, the results are still the same ... "Akward". This story was inspirated by a mistic doll from Indonesia, Jelangkung. And please don't laugh (or smile) while you read it cause it was 'horor' story-_- And don't forget to leave some comment. So, ENJOY :) ]
---
The Holiday
Alvina dan
Alex adalah sepasang kekasih yang hubungannya hampir memasuki 2 tahun. Di ulang
tahun hubungan mereka ini mereka ingin ke suatu pulau terpencil untuk ditempati
beberapa saat untuk melewati hari hari indah mereka. Sebelummnya ide ini di dapat dari teman Alex yang bernama Enda yang
mendapatkan brosur dari seorang nenek tua,dan brosur itu ternyata berisikan
tentang suatu pulau terpencil dengan panorama indah yg bernama ‘Shrinkland’
memang asing nama pulau ini pikir Enda tapi inikan pulau yang dicari oleh
sahabatnya, Alex, sebagai tempat untuk berlibur dan siapa tahu ia bisa turut
serta untuk berlibur karena ia suntuk di rumah, Alhasil berita itu sampai di
telinga Alex ‘Lex, gua punya kabar bahagia nih buat loh brada..” kata Enda si cowok maskulin yg metrosexual itu pada Alex.
“Kabar bahagia apa tuh bro?"
Tanya Alex. “Gue barusan dapat brosur dari nenek nenek tadi pas di jalan,
brosurnya agak usang sih, tapi isinya kayaknya pas buat lo deh !” katanya membuat
Alex tambah penasaran, “Maksud lo apa sih ?” kata Alex dengan rasa bingung dan
penuh rasa penasaran. “Jadi gini.. Lo masih niat cari pulau terpencil kan buat
rayain 2rd anniversary hubungan lo kan ?” Tanya Enda membuat Alex
nampak semakin penasaran. “Ini! Liat nih brosur !” seraya memberikan brosur usang
tersebut. “Wowww!! Ini hebat men.. gokil nih.. Gue bakal ngasih tau ini ke Vina
! Oh iya, thanks ya my brada” Kata Alex sambil memeluk sahabatnya saking
bahagianya. “Woyy men, lepasin gue,kalo Vina liat bisa bahaya!” kata Enda
karena terkejut atas perlakuannya sahabatnya tersebut sambil terkikik-kikik,
“Woyy gue bercanda men.. saking bahagianya gue..” jelas Alex sumringah. “LEBAY
LO!” ejek Enda. “Udah lah gue pengen beritahu kabar bahagia ini kepada Vina”
katanya “So, See you, eh lo siap siap gih besok kita berangkat.” lanjut Alex
sambil menutup pintu tepat 1cm di depan hidung Enda. Enda yg gak sadar kalau
diusir malah senyum-senyum sendiri seraya berjalan ke mobilnya dan pulang untuk
siap-siap berlibur besok. “It’s gonna be a perfect holiday!” serunya dalam hati
***
Sesampainya
di depan rumah Vina, Alex segera menuju pintu sembari berteriak “Yank..Yank...Yankk !”,. “Tok..Tokk” terdengar bunyi ketukan pintu yg
sudah tidak sabar lagi. “Iya yank
tunggu..tunggu..” Teriak Vina dari dalam rumah. “Cepetan yank..aku punya kabar bahagia loh untuk hari bahagia kita” teriak
Alex dari luar. Saat itu Vina sapaan akrab Alvina, sedang mandi dan ia pun
bergegas keluar hanya dengan sehelai handuk yang menutupi badannya yang seksi,
sambil membuka pintu ia berkata “Ada apa sih beb, teriak teriak bikin kaget ajah, aku kan lagi mandi.” Sambil
tangannya yang menarik narik handuknya yang nyaris jatuh. “Nggak Yank, aku hanya pengen liatin ini !”
sambil menyodorkan brosur itu. “Haaa, ‘ShrinkLand’ dimana nih, Lex? aku cuma pengen liburan di sekitar
sini ajah, malas keluar negeri, lagian libur kita cuma bentarkan Honey? huu” sambil cemberut dan
mengembalikan brosur itu ke Alex, “Tapi, Vin
ini tuh di sekitar sini juga, deket sini kok, ayolah sweety.”
sambil
mencium pundak Vina, “Apa sih, udah deh jangan ngarang, kamu mau kan kita
keluar negeri, agar kamu bisa libur sepuasnya, kamu tuh gak usah bohongin aku.“
jawab Vina, “Sayang, aku gak bohong,
sumpah deh ! sumpah !” kata Alex. “Iya, iya aku percaya aku mau mandi dulu,
udah sana beres beres kita lansung berangkat aja besok pagi, kan Lebih Cepat,
Lebih Baik !” sembari berjalan ke kamar mandi, tanpa sadar adiknya, Dirga,
telah mendengar semua rencana kakaknya itu dan ia pun tersenyum sumringah.
Malam
harinya, si Dirga yang melihat kakaknya dan Alex sedang asik nonton tv, iseng
lompat ke kursi tamu dan membuat kakaknya Kaget. “Ihh, dasar yah kamu buat
kakak kaget ajah” kata Vina. “Tau nih, hampir aja jantung kak Alex copot,”
lanjut Alex, “Hehe, kak ikut dong ?” Tanya Dirga “Maksud kamu ? Ikut kemana ?
Ikut nonton ? Nonton ajah tuh, filmnya lagi seru tuh film horror Indonesia Yang
Boneka boneka itu, Namanya apaan yank
?” tanyanya ke Alex. “Jelangkung yank”
jawab Alex, belum sempat Vina berkata, sudah di potong oleh Dirga, “Haa, ikutan
nonton bukan lah, aku mau ikut kakak rayain 2nd anniversary nya
kakak sama kak Alex” jelas Dirga. “Oh, ke ‘ShrinkLand’ maksud kamu ?” Tanya
Alex “Nah ! Tepat !” jawab Dirga, “Ya udah Ikut ajah lagian kamu libur juga
kan, ajak sekalian temen temen kamu, supaya gak suntuk di sana !” perintah
Alex, “Eitss, Tunggu dulu, kalian gak boleh ke sana lagian kan kalian masih
kecil kecil nanti kalo ada apa apa kakak gak bisa tanggung jawab, udah gak usah
! Kamu juga Lex malah ngedukung
mereka lagi” Protes Vina. “Tapi kan kak, aku udah terlanjur ngajak mereka, kita
juga bisa jaga diri” rayu Dirga “TIDAK BISA !” tegas Vina. “Ahh, Kakak payah
nih” kata Dirga sambil cemberut. “TING.TONG” bunyi bel terdengar saat Alex
membuka pintu ternyata teman teman Dirga yang sudah tidak sabar menunggu hari
esok sampai-sampai rela menerima ajakan Dirga untuk bermalam di rumahnya,
dengan muka pasrah Vina memperbolehkan mereka masuk dan sebaliknya muka Dirga kembali sumringah.
---
Label: Cerpen, FirstChapter, Horror, Mine
Assalamualaikum Wr Wb
Yang terhormat Bapak/Ibu Guru
Dan teman-teman yang saya cintai
Dan teman-teman yang saya cintai
Pertama-tama marilah kita panjatkan kehadirat Allah
SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul di pagi/siang yang
cerah ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Shalawat serta salam, semoga
tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan
semoga kepada kita sebagai pengikutnya. Ibu/Bapak guru serta teman-teman yang
saya banggakan. Kesehatan adalah hal yang sangatlah penting bagi diri kita
semuanya, tanpa terkecuali. Baik untuk kalangan muda maupun orang-orang yang telah
dewasa sekalipun, sangatlah penting untuk menjaga kesehatannya.
Selanjutnya marilah kita meninjau dulu ke belakang tentang sejarah Hari
Kesehatan Nasional . Ibu/Bapak guru dan teman sekalian, Pada sekitar tahun
1960-an Malaria merupakan salah satu penyakit rakyat yang berkembang dengan
subur. Ratusan ribu jiwa mati akibat malaria. Berdasarkan penyelidikan dan
pengalaman, sebenarnya penyakit malaria di Indonesia dapat dilenyapkan. Untuk
itu cara kerja harus dirubah dan diperbarui. Maka pada September 1959 dibentuk
Dinas Pembasmian Malaria (DPM) yang kemudian pada Januari 1963 dirubah menjadi
Komando Operasi Pembasmian Malaria (KOPEM). Pembasmian malaria tersebut
ditangani secara serius oleh pemerintah dengan dibantu oleh USAID (United States Agency for International Development) dan WHO (World Healt Organization). Direncanakan
bahwa pada tahun 1970 Malaria sudah harus hilang dari bumi Indonesia.
Pada akhir tahun 1963, dalam rangka pembasmian malaria dengan racun serangga
DDT (Dichloro Diphenyl Trichloroethane), telah dijalankan
penyemprotan rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali dan Lampung, sehingga kurang
lebih 64,5 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari kemungkinan serangan
malaria. Usaha itu juga dilanjutkan dengan usaha surveilans yang berhasil
menurunkan ”Parasite Index” dengan cepat, yaitu dari 15% menjadi hanya 2%.
Pada saat itulah, tepatnya pada tanggal 12 November 1964, peristiwa
penyemprotan nyamuk malaria secara simbolis dilakukan oleh Bung Karno selaku
Presiden RI di desa Kalasan, sekitar 10 km di sebelah timur kota Yogyakarta.
Meskipun peristiwanya sendiri merupakan upacara simbolis penyemprotan nyamuk,
tetapi kegiatan tersebut harus dibarengi dengan kegiatan pendidikan atau
penyuluhan kepada masyarakat. Peristiwa itu kemudian dikenal sebagai Hari
Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap tahun terus menerus diperingati sampai
sekarang. Sejak itu, HKN dijadikan momentum untuk melakukan
pendidikan/penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
Ibu/Bapak guru serta rekan sekalian, dengan semakin berkembangnya teknologi di
era sekarang ini. kita haruslah lebih berhati-hati dalam menjaring segala
sesuatu yang masuk ke sekitar lingkungan kita. Dengan semakin berkembangnya
teknologi tersebut, jelaslah sangat berpengaruh dan erat sekali hubungannya
dengan kesehatan kita semua. Sebagai salah satu contoh, dalam hal berolah raga.
Dewasa ini orang-orang seolah melupakan olahraga, itu disebabkan karena mereka
semakin sibuk dengan kegiatan-kegiatannya masing-masing, mereka apalagi
anak-anak muda sekarang ini cenderung lebih memilih main game berjam-jam
didepan komputernya daripada memilih berolahraga.
Selain itu, tidak sedikit pula kalangan muda sekarang
menyalahgunakan Narkotika dan zat adiktif lainnya sebagai salah satu pelarian.
Itu tentu saja membawa dampak yang luas dan kompleks. Sebagai salah satu contoh
dari dampaknya antara lain perubahan perilaku, gangguan kesehatan dan menurunnya
produktivitas kerja secara drastis.
Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui program-program yang diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial dan tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, serta tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah.
Biasanya pengedar maupun pemakai telah paham betul program-program untuk pencegahan pengguna atau pemakai di sekolah, mereka tentu saja mengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa. Sepintar apapun kiat mereka, ibarat ‘Sepandai-pandai tupai melompat pasti akhirnya jatuh juga’. Jurus-jurus jitu menghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapi mengingat sifat narkoba yang adiktif dan menuntut dosis yang lebih tinggi maka disiplin secara aman akan terkuak juga.
Untuk itu, marilah kita memulainya dari sekarang dengan pola hidup sehat untuk diri kita sendiri dulu. Merubah pola hidup memanglah tidak gampang, tetapi sehat itu serbah murah daripada sakit yang mungkin rekan-rekan ketahui kalau biaya pengobatannya saat ini tidaklah murah. Sekalipun pemerintah telah memberikan program bagi warga tidak mampu, namun sekali lagi saya tekankan kalau sehat itu lebih baik daripada segalanya.
Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui program-program yang diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial dan tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, serta tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah.
Biasanya pengedar maupun pemakai telah paham betul program-program untuk pencegahan pengguna atau pemakai di sekolah, mereka tentu saja mengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa. Sepintar apapun kiat mereka, ibarat ‘Sepandai-pandai tupai melompat pasti akhirnya jatuh juga’. Jurus-jurus jitu menghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapi mengingat sifat narkoba yang adiktif dan menuntut dosis yang lebih tinggi maka disiplin secara aman akan terkuak juga.
Untuk itu, marilah kita memulainya dari sekarang dengan pola hidup sehat untuk diri kita sendiri dulu. Merubah pola hidup memanglah tidak gampang, tetapi sehat itu serbah murah daripada sakit yang mungkin rekan-rekan ketahui kalau biaya pengobatannya saat ini tidaklah murah. Sekalipun pemerintah telah memberikan program bagi warga tidak mampu, namun sekali lagi saya tekankan kalau sehat itu lebih baik daripada segalanya.
Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan hari ini apabila
ada kesalahan dalam bertutur kata Dn perbuata, saya mohon maaf. Atas
perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan saya.
Wassalamualaikum Wr Wb
Wassalamualaikum Wr Wb
(Copy-Edited from : http://pidatonaskah.blogspot.com/2010/07/contoh-pidato-bahaya-narkoba.html)
Label: #Pidato #Kesehatan
Langganan:
Postingan (Atom)